MAULID NABI MUHAMMAD SAW DI RT 05/03 JEMBATAN BESI TAMBORA JAKBAR

        Tiada kata berhenti walaupun bulan Maulud telah berlalu, karena acara maulid Nabi boleh diperingati pada bulan mulud itu sendiri dan setelah bulan mulud dan melarang mendahului dari bulan mulud itu sendiri demikian ungkapan dari salah satu jamaah maulid Nabi MUHAMMAD SAW . hadir dalam acara tersebut sekira 500 Jamaah dan dihadiri oleh penceramah Bp. KH. SAEFUDIN AL BANTANI dan KH. FADHOLI  dari tangerang, turut hadir 9 (Sembilan) perwakilan dari Kelurahan Jembatan Besi, ketua Rw 03 Bp.KHOLIL, ketua RW 04 Bp. BANU, Binmas Jembatan Besi Bp. AIPTU SUPARDI dan Bamin  Humas Polsek Tambora Bp. Bripka ROESITO. Acara tersebut diselenggarakan pada hari Kamis tanggal 31 Maret 2011 jam : 21.00 Wib. Binmas Jembatan Besi Bp. AIPTU SUPARDI dalam sambutanya mengingatkan bahwa Ahlak dan budi pekerti yang luhur sesuai dengan tingkah laku yang diterapkan Kanjeng Nabi MUHAMMAD SAW supaya dipedomani oleh semua kalangan dengan tidak  melihat status dari orang tersebut termasuk didalamnya kami anggota Polri Polsek Tambora. terjadinya keributan yang disebabkan karena minuman beralkhohol atau katanya ngetrend adalah pandangan keliru menandakan bahwa kurangnya pemahaman makna dari maulud Nabi itu sendiri untuk itu marilah kita menyimak taujiah dari para ulama dan besar harapan kami para jamaah dapat memetik dan menerapkan minimal kepada keluarganya masing - masing, demikian kutipan pesan Binmas Kelurahan Jembatan Besi Polsek Tambora. Jam : 01.00 Wib acara selesai situasi terkendali aman dan tertib.    


Binmas Polsek Tambora Bp. AIPTU SUPARDI dan para penceramah Bp. KH. SAEPUDIN AL BANTANI dan KH FADHOLI dalam acara Maulid Nabi MUHAMMAD .SAW di Rt 05/03 Kel. Jembatan Besi Kec. Tambora Jakbar

KH. FADHOLI dalam taujiahnya mengingatkan kepada para jamaah untuk menerapkan ahlaq kanjeng nabi dalam kehidupan sehari hari minimal dari keluarganya, tetangga dan lingkungan.  



KH. SAEPUDIN AL BANTANI dalam taujiahnya menyampaikan amanat dan pesan Kamtibmas sebagai bukti kecintaan kita kepada kanjeng Nabi MUHAMMAD.SAW penerus ahlaq sopan, santun sabar dalam menjalani hidup sampai dengan akhir hayatnya